
Gubernur Maluku di minta bertanggung jawab, bertanggung jawab soal anggaran penertiban, bertanggung jawab soal lingkungan dan harkat martabat masyarakat adat di yang ada di kabupaten buru.
Muhammad Gurium Ketua KNPI Provinsi Maluku (foto: sumber)
Publik Maluku dalam beberapa minggu terakhir dihebohkan dengan isu penertiban ditambang emas gunung botak. Gunung botak adalah salah satu gunung yang didalamnya terkandung sejuta emas yang sampai saat ini masyarakat Maluku menikmati hasilnya.Namun masalahnya hari ini adalah soal statusnya.Apakah tambang emas di gunung botak itu adalah tambang rakyat,tambang ilegal atau tambang milik Negara. Soal status inilah sampai saat ini tidak ada kejelasan dari pemerintah Provinsi.
Gubernur Maluku di minta bertanggung jawab, bertanggung jawab soal anggaran penertiban, bertanggung jawab soal lingkungan dan harkat martabat masyarakat adat di yang ada di kabupaten buru. Problem yang terjadi di tambang gunung botak ini menandakan Gubernur Maluku tidak punya kemampuan untuk mengurus hasil sumber daya alam di Maluku.
Ketua KNPI Provinsi Maluku Muhammad Gurium menyampaikan bahwa Soal beberapa perusahaan,yang beroperasi digunung botak Awalnya Gubernur Maluku dorong PT. Wangsuwai dan PT. HAM.Namun dalam perjalanan PT. MMM muncul dan juga terlibat dalam pengoperasian tambang emas di gunung botak. Inilah sehingga Gubernur Maluku Pusing tuju keliling kawal prioritas kan mana tinggal mana.ujar Gurium
Gurium menegaskan bahwa Gubernur Maluku harus komitmen dalam pengelolaan tambang emas di gunung botak.Komitmen dalam hal,soal Perda tambang di Maluku.Karena penyebab problem tambang emas di gunung botak salah satunya adalah kekosongan hukum,jadi wajar Pengembang masuk dan melakukan semaunya di tambang emas gunung botak.
Soal Perda Tambang di Maluku ini menjadi salah satu tanggung jawab Gubernur dan DPRD Provinsi Maluku.Gubernur dan DPRD Provinsi Maluku jangan duduk diam,sebab persoalan Tambang Emas Gunung Botak hari ini adalah bukti kelalaian atau sifat acu tau.Sehingga problem Gunung Botak sampai saat ini belum selesai.
Selain itu Ketua KNPI Muhammad Gurium menambahkan bahwa Gubernur Maluku wajib bertanggung jawab atas semua ini.Karena ia adalah pemimpin orang Nomor satu di daerah ini jadi tidak ada alasan lain kecuali Pertanggung jawaban atas segala hal yang terjadi di tambang emas gunung botak.tutup Gurium.