Pemuda Muhammadiyah Siap Buka Posko Perjuangan Rakyat, Desak Keadilan Pengelolaan SDA Maluku

PWPM Maluku siapkan posko dan aksi di Jembatan Merah Putih tuntut keadilan pengelolaan SDA Maluku agar tak lagi dikeruk untuk kepentingan luar.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku, Rimbo Bugis.

SuaraEnamDua, Ambon - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku berencana membuka Posko Perjuangan Rakyat sebagai wadah perjuangan untuk mendorong keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Provinsi Maluku.

Ketua PWPM Maluku, Rimbo Bugis, mengatakan pihaknya juga tengah menyiapkan aksi sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah pusat.

"Kita rencana menduduki Jembatan Merah Putih agar Jakarta jangan melupakan anak Maluku," kata Rimbo Bugis, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, pengelolaan Blok Masela harus dilakukan dengan memperhatikan kepentingan dan keadilan bagi masyarakat Maluku.

"Bukan hanya Blok Masela, semua kekayaan alam yang ada di Maluku harus berpihak kepada Maluku. Jangan kita dikeruk, orang lain yang kaya raya," ujarnya.

Ia menilai selama ini banyak sumber daya alam Maluku yang dimanfaatkan, namun manfaatnya belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat di daerah.

"Sudah terlalu banyak kekayaan alam kita diambil, sementara Maluku tidak mendapat apa-apa. Kali ini kita harus pastikan jangan sampai Maluku ditipu lagi oleh Jakarta," tegasnya.

Rimbo juga mengajak masyarakat Maluku untuk bersatu menyuarakan aspirasi demi masa depan daerah dan generasi mendatang.

"Kami mengajak masyarakat untuk turun ke jalan dan berjuang bersama kami. Pawai bola Piala Dunia saja bisa dihadiri ribuan orang. Ini menyangkut kepentingan anak cucu kita, masa kita tidak bisa bersatu untuk menyuarakan hak-hak Maluku," pungkasnya.

SHARE :
AGENDA
LINK TERKAIT